Kesehatan & Kebugaran

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan dalam Konstitusi 1985 sebagai “keadaan fisik lengkap, mental, dan kesejahteraan sosial dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan”.

Kebugaran adalah kemampuan untuk memenuhi tuntutan aktivitas fisik.

 

Komponen Kebugaran

Kebugaran dasar dapat diklasifikasikan menjadi empat komponen utama, yaitu: kekuatan, kecepatan, stamina, dan fleksibilitas. Namun, para ahli olahraga telah mengidentifikasi sembilan komponen yang membentuk definisi kebugaran (Tancred:1995)

  • Kekuatan – Sejauh mana otot dapat mengerahkan kekuatan dengan berkontraksi melawan resistansi (misalnya memegang atau menahan suatu benda atau orang).
  • Daya Ledak – Kemampuan untuk mengerahkan kontraksi otot maksimum secara cepat dalam peningkatan gerakan yang eksplosif. Dua komponen daya adalah kekuatan, dan kecepatan (misalnya melompat atau mulai berlari).
  • Kelincahan – Kemampuan untuk melakukan serangkaian gerakan dengan peningkatan kekuatan secara berurutan dalam arah berlawanan (misalnya berlari zigzag atau memotong pergerakan).
  • Keseimbangan – Kemampuan untuk mengontrol posisi tubuh, secara seimbang (misalnya handstand) atau saat bergerak (misalnya senam akrobatik).
  • Fleksibilitas – Kemampuan untuk mencapai batas jarak gerak yang luas tanpa terhalang oleh jaringan berlebih, yaitu lemak atau otot (misalnya berjalan kaki secraa split).
  • Daya Tahan Otot Lokal – Kemampuan otot tunggal untuk melakukan latihan yang terus-menerus (misalnya mendayung atau bersepeda).
  • Daya Tahan Kardiovaskular – Kemampuan jantung untuk mengirimkan darah ke otot-otot yang bekerja dan kemampuan untuk menggunakannya (misalnya berlari jarak jauh).
  • Daya Tahan Kekuatan – Kemampuan otot untuk melakukan kontraksi maksimum dari waktu ke waktu (misalnya rebound eksplosif terus menerus melalui permainan bola basket).
  • Koordinasi – Kemampuan untuk menggabungkan komponen yang disebutkan di atas, sehingga pergerakan yang efektif pun tercapai.

Dari kesembilan elemen kebugaran, kualitas pernapasan jantung adalah yang paling penting untuk diperkuat karena elemen tersebut meningkatkan penyamaan kondisi semua elemen lainnya.

 

Kebugaran Fisik

Kebugaran fisik mengacu pada kapasitas seorang atlet untuk memenuhi berbagai tuntutan fisik olahraga tanpa membuat atlet menjadi kelelahan. Komponen dari latihan ini adalah (Davis: 2000):

  • Komposisi tubuh
  • Daya tahan
  • Fleksibilitas
  • Kekuatan
  • Kecepatan

 

Kebugaran Motorik

Kebugaran motorik mengacu pada kemampuan atlet untuk tampil sukses dalam olahraga mereka. Komponen kebugaran motoris adalah (Davis: 2000) :

  • Kelincahan
  • Keseimbangan
  • Koordinasi
  • Daya (kecepatan & kekuatan)
  • Waktu Reaksi

 

Tingkatkan Kondisimu

Identifikasi komponen yang paling penting untuk sukses dalam olahraga atau acara Anda, dan kemudian rancanglah program pengondisian dan pelatihan khusus olahraga, yang akan meningkatkan komponen kebugaran dan sistem energi tersebut.

 

Latihan Pengondisian

Berikut ini adalah contoh latihan pengondisian umum:

  • Latihan inti stabilitas umum
  • Latihan pengondisian seluruh tubuh secara menyeluruh menggunakan dumbel
  • Latihan pengondisian umum untuk tubuh bagian atas
  • Latihan pengondisian spesifik untuk kaki
  • Latihan khusus untuk memperkuat kekuatan kaki dan kecepatan langkah kaki

 

Mengapa saya harus berolahraga secara teratur?

Tidak yakin dengan manfaat dari tata cara latihan reguler, bacalah halaman tentang manfaat latihan.

 

Saya baru mengikuti program latihan, jadi apa yang harus saya lakukan?

Kunjungi halaman program latihan kebugaran umum untuk mendapatkan informasi tentang program pelatihan mingguan sederhana, yang akan membantu mengembangkan tingkat kebugaran umum Anda.

 

Tes untuk komponen kebugaran

Komponen Test Pengenalan
Kelincahan Tes Kelincahan Illinois
Keseimbangan Tes Standing Stork
Komposisi Tubuh Ukuran Lipatan Kulit
Daya Tahan Kardiovaskular Tes Kebugaran Multistage
Fleksibilitas Tes Sit & Reach
Daya Tahan Otot Tes NCF Abdominal Conditioning
Tenaga Berdiri Lompat Jauh atau Lompat Vertikal
Kecepatan Sprint 30 Meter
Kekuatan Dynamometer Handgrip

 

Dalam penelitiannya, Sune et al (1996), menemukan bahwa tes berikut ini kelihatannya memberikan hal yang telah diuji ketahanannya dan dapat diterima sebagai metode penilaian untuk bidang yang berhubungan dengan kesehatan untuk orang dewasa:

  • Berdiri dengan satu kaki dan buka mata untuk keseimbangan
  • Bengkokan sisi pinggang dari batang tubuh untuk kelenturan tulang belakang
  • Modifikasi push-up untuk fungsi otot tubuh bagian atas

Melompat dan meraih dan jongkok satu kaki untuk fungsi otot kaki.